Selasa, 23 Mei 2017

TUGAS MANAJEMEN LAYANAN SISTEM INFORMASI

Membuat 10 butir soal dari Information Technology Service Management & Business Relationship Management (Masing-masing 5 butir soal)

5 Soal Information Technology Service Management

1. Suatu metode pengelolaan sistem teknologi informasi (TI) yang secara filosofis terpusat pada perspektif konsumen layanan TI terhadap bisnis perusahaan disebut dengan?
Jawab:
Information Technology Service Management (Manajemen Layanan Teknologi Informasi)

2. Sebutkan 3 tujuan pada Information Technology Service Management (Manajemen Layanan Teknologi Informasi)!
Jawab:
- Menyelaraskan layanan IT dengan kebutuhan pengguna
- Memperbaiki kualitas layanan IT
- Mengefektifkan penggunaan biaya untuk pengelolaan IT

3. Apa yang dimaksud dengan penerapan Information Technology Service Management (Manajemen Layanan Teknologi Informasi) yang dilakukan di area service delivery?
Jawab:
Dengan melaksanakan proses Service Level Management yaitu telah dilakukan negosiasi terlebih dulu dengan beberapa unit pengguna dan dihasilkan dokumen SLA (Service Level Agreement) yang digunakan sebagai pedoman pemberian layanan ke unit-unit bersangkutan

4. Sebutkan 2 contoh penerapan Information Technology Service Management (Manajemen Layanan Teknologi Informasi)!
Jawab:
- Penerapan pada Pusintek tahun 2005 (ide penataan pengelolaan layanan TIK mulai dikumandangkan, digelorakan dalam rapat-rapat management serta di share ke pelaksana dan pranata komputer dilingkungan pusintek)
- Penerapan pada Pusintek tahun 2007 (memilih produk (tools otomasi proses ITSM) training dan sertifikasi ITIL (2 pegawai) dan penerapan SOP ITSM secara manual

5. Sebutkan 4 metodologi gerakan perbaikan proses pada Information Technology Service Management (Manajemen Layanan Teknologi Informasi)!
Jawab:
- TQM
- Six Sigma
- Business Proces Management
- CMMI 

 5 Soal Business Relationship Management 

1. Pendekatan formal untuk memahami, mendefinisikan dan mendukung kegiatan antar bisnis yang terkait dengan jaringan bisnis disebut dengan?
Jawab:
Business Relationship Management 

2. Sebutkan tujuan dari Business Relationship Management!
Jawab:
Menyediakan model hubungan bisnis dan nilai dari waktu ke waktu, untuk membuat berbagai aspek mereka eksplisit dan terukur.

3, Sebutkan 3 aspek permodelan hubungan dalam Business Relationship Management!
Jawab:
- Peraktik yang berasal dari penerapan prinsip BRM, menganalisis hasil, dan menyempurnakan beberapa iterasi.
- serangkaian proses yang membentuk siklus hidup hubungan bisnis.
- seperangkat prinsip yang berlaku khusus untuk proses siklus hidup.

4. Sebutkan ciri utama hubungan bisnis!
Jawab:
- Memperluas dimensi tradisional untuk memperhitungkan pertukaran uang, waktu, pengetahuan dan reputasi

5. Siklus yang ditandai dengan hubungan satu lawan satu dan banyak ke satu, bersifat kontinyu dan tumpang tindih merupakan jenis siklus apa?
Jawab:
Siklus pertumbuhan dan pertumbuhan skala besar.

Rabu, 26 April 2017

NAMA : AL FAJRIAN
KELAS : 2KA27
NPM : 10115440

BUSINESS RELATIONSHIP MANAGEMENT

DEFINISI
          Business relationship management (BRM) adalah pendekatan formal untuk memahami, mendefinisikan, dan mendukung kegiatan antar bisnis yang terkait dengan jaringan bisnis. Manajemen hubungan bisnis terdiri dari pengetahuan, keterampilan, dan perilaku (atau kompetensi) yang menumbuhkan hubungan produktif antara organisasi jasa (Misalnya Sumber Daya Manusia, Teknologi Informasi, departemen keuangan, atau penyedia eksternal) dan mitra bisnis mereka.
BRM berbeda dengan manajemen hubungan perusahaan dan manajemen hubungan pelanggan meskipun terkait. Ini adalah lingkup yang lebih besar daripada penghubung yang menyelaraskan kepentingan bisnis dengan kiriman TI.


FAKTOR PENDORONG PERKEMBANGAN BRM

          Mitra bisnis strategis (yang dulunya disebut layanan bersama atau penyedia layanan) memerlukan metodologi yang sama untuk mendorong inovasi dan strategi bisnis sejati. Mitra bisnis strategis ini (IT, Finance, HR, penyedia eksternal, dll.) Berkumpul dengan bisnis ini. Ada satu strategi bisnis bersama dengan masing-masing mitra bisnis bertanggung jawab atas sebagian dari keseluruhan nilai bisnis yang dicapai. Business Relationship Management Institute, Inc mulai mempromosikan kemampuan bisnis ini di tahun 2012 dengan komunitas keanggotaan nirlaba yang berdedikasi pada profesi BRM. Fitur-fitur ini meliputi:
- Business Relationship Management berfokus pada realisasi nilai bisnis melalui mitra bisnis yang bertanggung jawab
- Kemajuan dalam skala, cakupan, dan kecanggihan efek jaringan
- Gangguan konstan sebagai dinamika bisnis 'normal baru'
- Desentralisasi pengetahuan dan devaluasi kekayaan intelektual tradisional
- Peningkatan keterbukaan pengetahuan jaringan
- Penurunan manajemen komando dan kontrol

TUJUAN BRM

Tujuan BRM adalah menyediakan model hubungan bisnis dan nilai dari waktu ke waktu, untuk membuat berbagai aspek mereka eksplisit dan terukur. 

ASPEK-ASPEK DALAM PEMODELAN HUBUNGAN BRM

- Didefinisikan jenis hubungan, di mana setiap jenis memiliki tujuan tertentu, peran terkait, dan hasil yang terukur
- Serangkaian proses yang membentuk siklus hidup hubungan bisnis
- Seperangkat prinsip yang berlaku khusus untuk proses siklus hidup.

ASET & PRODUK YANG BERASAL DARI MODEL BRM 

- Praktik yang berasal dari penerapan prinsip BRM, menganalisis hasil, dan menyempurnakan beberapa iterasi.
Sebuah platform berasal dari praktik sukses yang selanjutnya mendukung dan mengoptimalkan BRM sebagai sebuah disiplin.
 
SIKLUS-SIKLUS PADA BRM:

- Siklus pertumbuhan dan pertumbuhan skala besar, ditandai oleh hubungan satu lawan satu dan banyak-ke-satu. Aktivitas dalam siklus ini kurang lebih bersifat kontinyu dan tumpang tindih, seperti pemasaran, dukungan produk pelanggan, atau perawatan, atau komunitas online. Ini memiliki hasil yang tak pasti.
- Siklus pertunangan skala kecil (mikro), ditandai oleh hubungan satu lawan satu, diskrit atau transaksional. Ini memiliki siklus diskrit dan hasil negosiasi.

BATASAN PEMODELAN HUBUNGAN PADA BRM

Model BRM harus mendefinisikan batas-batas hubungan bisnis dalam rangkaian hubungan interpersonal yang lebih besar. Selain masalah tata kelola, model harus memeriksa apakah ada tingkat hubungan pribadi yang optimal, dan apakah perbedaannya berdasarkan jenis, peran, atau atribut lainnya. Model ini harus membantu menentukan batas-batas yang mengoptimalkan efektivitas sambil mendukung praktik tata kelola yang baik. 

 PERTUKARAN DAN TIMBAL BALIK BRM

Model pertukaran dan timbal balik BRM harus memperluas dimensi tradisional untuk memperhitungkan tidak hanya pertukaran keuangan, tetapi juga pertukaran waktu, uang, pengetahuan, dan reputasi. Ini adalah ciri utama hubungan bisnis.

TUGAS SOFTSKILL MANAJEMEN LAYANAN SISTEM INFORMASI

NAMA : AL FAJRIAN
KELAS : 2KA27
NPM : 10115440

BUSINESS RELATIONSHIP MANAGEMENT

DEFINISI
          Business relationship management (BRM) adalah pendekatan formal untuk memahami, mendefinisikan, dan mendukung kegiatan antar bisnis yang terkait dengan jaringan bisnis. Manajemen hubungan bisnis terdiri dari pengetahuan, keterampilan, dan perilaku (atau kompetensi) yang menumbuhkan hubungan produktif antara organisasi jasa (Misalnya Sumber Daya Manusia, Teknologi Informasi, departemen keuangan, atau penyedia eksternal) dan mitra bisnis mereka.
BRM berbeda dengan manajemen hubungan perusahaan dan manajemen hubungan pelanggan meskipun terkait. Ini adalah lingkup yang lebih besar daripada penghubung yang menyelaraskan kepentingan bisnis dengan kiriman TI.


FAKTOR PENDORONG PERKEMBANGAN BRM

          Mitra bisnis strategis (yang dulunya disebut layanan bersama atau penyedia layanan) memerlukan metodologi yang sama untuk mendorong inovasi dan strategi bisnis sejati. Mitra bisnis strategis ini (IT, Finance, HR, penyedia eksternal, dll.) Berkumpul dengan bisnis ini. Ada satu strategi bisnis bersama dengan masing-masing mitra bisnis bertanggung jawab atas sebagian dari keseluruhan nilai bisnis yang dicapai. Business Relationship Management Institute, Inc mulai mempromosikan kemampuan bisnis ini di tahun 2012 dengan komunitas keanggotaan nirlaba yang berdedikasi pada profesi BRM. Fitur-fitur ini meliputi:
- Business Relationship Management berfokus pada realisasi nilai bisnis melalui mitra bisnis yang bertanggung jawab
- Kemajuan dalam skala, cakupan, dan kecanggihan efek jaringan
- Gangguan konstan sebagai dinamika bisnis 'normal baru'
- Desentralisasi pengetahuan dan devaluasi kekayaan intelektual tradisional
- Peningkatan keterbukaan pengetahuan jaringan
- Penurunan manajemen komando dan kontrol

TUJUAN BRM

Tujuan BRM adalah menyediakan model hubungan bisnis dan nilai dari waktu ke waktu, untuk membuat berbagai aspek mereka eksplisit dan terukur. 

ASPEK-ASPEK DALAM PEMODELAN HUBUNGAN BRM

- Didefinisikan jenis hubungan, di mana setiap jenis memiliki tujuan tertentu, peran terkait, dan hasil yang terukur
- Serangkaian proses yang membentuk siklus hidup hubungan bisnis
- Seperangkat prinsip yang berlaku khusus untuk proses siklus hidup.

ASET & PRODUK YANG BERASAL DARI MODEL BRM 

- Praktik yang berasal dari penerapan prinsip BRM, menganalisis hasil, dan menyempurnakan beberapa iterasi.
Sebuah platform berasal dari praktik sukses yang selanjutnya mendukung dan mengoptimalkan BRM sebagai sebuah disiplin.
 
SIKLUS-SIKLUS PADA BRM:

- Siklus pertumbuhan dan pertumbuhan skala besar, ditandai oleh hubungan satu lawan satu dan banyak-ke-satu. Aktivitas dalam siklus ini kurang lebih bersifat kontinyu dan tumpang tindih, seperti pemasaran, dukungan produk pelanggan, atau perawatan, atau komunitas online. Ini memiliki hasil yang tak pasti.
- Siklus pertunangan skala kecil (mikro), ditandai oleh hubungan satu lawan satu, diskrit atau transaksional. Ini memiliki siklus diskrit dan hasil negosiasi.

BATASAN PEMODELAN HUBUNGAN PADA BRM

Model BRM harus mendefinisikan batas-batas hubungan bisnis dalam rangkaian hubungan interpersonal yang lebih besar. Selain masalah tata kelola, model harus memeriksa apakah ada tingkat hubungan pribadi yang optimal, dan apakah perbedaannya berdasarkan jenis, peran, atau atribut lainnya. Model ini harus membantu menentukan batas-batas yang mengoptimalkan efektivitas sambil mendukung praktik tata kelola yang baik. 

 PERTUKARAN DAN TIMBAL BALIK BRM

Model pertukaran dan timbal balik BRM harus memperluas dimensi tradisional untuk memperhitungkan tidak hanya pertukaran keuangan, tetapi juga pertukaran waktu, uang, pengetahuan, dan reputasi. Ini adalah ciri utama hubungan bisnis.

Kamis, 09 Maret 2017

INFORMATION TECHNOLOGY SERVICE MANAGEMENT

NAMA : AL FAJRIAN
KELAS: 2KA27
NPM: 10115440

INFORMATION TECHNOLOGY SERVICE MANAGEMENT

PENGERTIAN ITSM

ITSM (Information Technology Service Management, Manajemen Layanan Teknologi Informasi) adalah suatu metode pengelolaan sistem teknologi informasi (TI) yang secara filosofis terpusat pada perspektif konsumen layanan TI terhadap bisnis perusahaan. ITSM merupakan kebalikan dari pendekatan manajemen TI dan interaksi bisnis yang terpusat pada teknologi.

ITSM berfokus pada proses dan karenanya terkait dan memiliki minat yang sama dengan kerangka kerja dan metodologi gerakan perbaikan proses (seperti TQM, Six Sigma, Business Proces Management, dan CMMI). ITSM umumnya menangani masalah operasional manajemen teknologi informasi (kadang disebut operations architecture, arsitektur operasi) dan bukan pada pengembangan teknologinya sendiri.

TUJUAN ITSM

Tujuan utama ITSM adalah menyelaraskan layanan IT dengan kebutuhan pengguna, memperbaiki kualitas layanan TI, dan mengefektifkan penggunaan biaya untuk pengelolaan TI.

PENERAPAN ITSM
  • Penerapan ITSM di Pusintek dimulai tahun 2005, ketika itu ide penataan pengelolaan layanan TIK mulai dikumandangkan, digelorakan dalam rapat-rapat manajemen serta di-share ke pelaksana dan pranata komputer di lingkungan Pusintek.
  • Penerapan ITSM di Pusintek, pada tahun 2007 dilakukan pemilihan produk (tools otomasi proses ITSM), training dan sertifikasi ITIL (2 pegawai), dan penerapan SOP ITSM secara manual.

  • ITSM juga dilakukan di area Service Delivery yakni dengan pelaksanaan proses Service Level Management, dimana telah dilakukan negosiasi dengan beberapa unit pengguna dan dihasilkan Dokumen SLA (Service Level Agreement) yang digunakan sebagai pedoman pemberian layanan ke unit-unit bersangkutan.


KESIMPULAN

Jadi ITSM itu ialah sebuah metode untuk mengelola sistem teknologi informasi yang berpusat pada perspektif (sudut pandang) konsumen dengan layanan teknologi informasi yang bergerak di dalam bidang bisnis besar. Contohnya adalah pada bidang bisnis perusahaan.

REFRENSI

Senin, 28 November 2016

TUGAS INOVASI SISTEM INFORMASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI MODERN

NAMA  : AL FAJRIAN
KELAS : 2KA27
NPM     : 10115440

ARTIKEL TENTANG CHROME

Sejarah Chrome
          Pada zaman modern ini, telah banyak manusia yang menggunakan browser dalam kehidupan sehari-hari. Telah banyak juga browser diciptakan, salah satunya adalah Chrome. Browser besutan Google ini bisa dikatakan baru namun telah cukup banyak mencuri perhatian. Bila dilihat dari tanggal rilisnya yaitu tanggal 2 September 2008, telah menjaring para pengguna sebanyak 54,99% terhitung sampai dengan persentase bulan oktober 2016 menurut situs www.netmarketshare.com 

Kelebihan Chrome
- Tidak terlalu banyak menggunakan RAM dan cukup ringan ketika di gunakan.
- Pencarian disebuah website yang pernah dilakukan menggunakan Chrome akan secara automatic terditeksi
- Apabila pengguna mengkases website penipuan, secara automatic domain-nya akan dipertebal.
- Design User Interface-nya bagus dan minimalis.
- Aplikasi-aplikasi yang disediakan oleh Chrome beragam dan mudah didapatkan di Chrome Store.

Kekurangan Chrome
- Ketika melakukan proses pergantian bahasa menjadi Bahasa Indonesia, akan terjadi beberapa kejanggalan bahasanya.
- Para ahli confidence menemukan bugs pada Chrome, sehingga ketika membuka suatu halaman web akan menjadi crash
- 2% pencarian yang sering dicari, akan di simpan walaupun suatu hari nanti akan di hide atau di sembunyikan.
- Google pernah mencanangkan syarat dan ketentuan daripada hak cipta yang dimiliki oleh pengguna akan di klaim hak ciptanya pada Google, tapi kini syarat dan ketentuan itu telah dihilangkan.

Versi pada Chrome
- 0.2.149 (02 September 2008)
- 0.3.154 (29 Oktober 2008)
- 0.4.154 (24 November 2008)
- 1.0.154 (11 Desember 2009)
- 2.0.172 (24 Mei 2009)
- 3.0.195 (12 Oktober 2009)
- 4.0.249 (25 Januari 2010)
- 4.1.249 (17 Maret 2010)
- 5.0.375 (17 Mei 2010)
- 6.0.472 (21 September 2010)
- 7.0.517 (21 Oktober 2010)
- 8.0.552 (02 Desember 2010)
- 9.0.597 (03 Februari 2010)
- 10.0.648 (08 Maret 2011)
- 11.0.696 (27 April 2011)
- 12.0.742 (07 Juni 2011) - Rilis versi terbaru
- 13.0.782 (22 Juni 2011) - Rilis versi beta
- 14.0.835 (20 Juni 2011) - Rilis versi developer

Hasil Survey browser Chrome berdasarkan versi /www.netmarketshare.com

Grafik persentase browser secara keseluruhan, dengan posisi pertama di tempati oleh Chrome
Alasannya mengapa chrome menempati posisi atas dalam trend, karena tidak terlalu banyak menggunakan RAM dan cukup ringan serta tampilan design yang minimalis.



Grafik persentase browser menurut versi, dengan posisi pertama di tempati Chrome versi 53.0
Alasan mengapa Chrome versi 53.0 lebih banyak diminati daripada beberapa versi browser chrome yang lain utamanya adalah browser chrome versi 54.0, karena versi 54.0 adalah versi teranyar dan kemungkinan banyak pengguna chrome yang belum meng-update versi sebelumnya (53.0) menjadi versi terbaru. 


Grafik persentase browser menurut trend, dengan posisi pertama di tempati Chrome
Alasannya mengapa chrome menempati posisi atas dalam trend, karena tidak terlalu banyak menggunakan RAM dan cukup ringan serta tampilan design yang minimalis.





Logo Chrome versi lama dan versi baru


Sumber:

Rabu, 28 September 2016

MAKALAH INOVASI SISTEM INFORMASI & TEKNOLOGI INFORMASI MODERN 2




 NAMA: AL FAJRIAN
NPM:         10115440
KELAS:         2KA27


 SISTEM INFORMASI 

UNIVERSITAS GUNADARMA

2016 

KATA PENGANTAR
Puja dan puji Syukur saya panjatkan kepada ALLAH SWT, karena masih melimpahan Rahmat serta Karunia-nya sehingga saya dapat menyusun makalah ini dengan baik dan benar, serta tepat pada waktunya. Dalam makalah ini saya akan membahas  "Komun"
Makalah ini dibuat berasal dari beberapa sumber dan beberapa bantuan dari berbagai pihak untuk membantu menyelesaikan masalah, kendala dan hambatan selama mengerjakan makalah ini. Oleh karena itu, saya mengucapkan terima kasih yang kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan makalah ini baik secara langsung maupun tak langsung.
  Saya sadar bahwa masih banyak kekurangan yang terdapat pada makalah ini. Oleh karena itu saya mengajak pembaca untuk memberikan saran dan kritik yang dapat membangun. Kritikan dari pembaca sangat saya harapkan untuk penyempurnaan pembuatan makalah-makalah yang akan saya buat selanjutnya.
Akhir kata semoga makalah ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua.
 Bekasi, 25 September 2016







DAFTAR ISI

      Kata Pengantar
      Daftar Isi
      Bab I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
B. Tujuan
C. Sejarah Flashdisk dan Harddisk


      Bab II PEMBAHASAN
A. Analisis

      Daftar Pustaka


BAB I 
PENDAHULUAN 
A. Latar Belakang
        Pada zaman modern ini, telah muncul bermacam macam teknologi yang canggih. Termasuk di bidang penyimpanan data atau file. Sekarang ini manusia tidak perlu takut tidak bisa menyimpan data atau file yang dimilikinya. Seperti menyimpan data atau file berupa koleksi musik, video, photo sampai dengan data atau file tugas kuliah maupun pekerjaan kantor. Dahulu mungkin banyak orang terbatas dalam menyimpan data atau file yang dimiliknya. Namun saat ini telah banyak berkembang jenis penyimpanan yang jumlah kapasitasnya bisa dibilang funtastic! Bagaimana tidak, saat ini saja telah diciptakan tempat atau wadah penyimpanan data atau file yang dapat di pindah tempatkan atau di bawa bawa kemana pun secara fleksibel dan tidak terbatas menempel pada sebuah perangkat yang besar dan berat. Hal ini tentu saja telah memudahkan banyak orang dalam menyimpan dan mentransfer data atau file dari satu perangkat ke perangkat lainnya.

B. Tujuan
        Tujuan dari penyusunan makalah ini adalah sebagai bahan mata kuliah inovasi sistem informasi & teknologi informasi modern 2. Dan semoga pembaca mendapat informasi serta dapat mengetahui sejarah dan jenis-jenis wadah penyimpanan data atau file.

C. Sejarah Flashdisk dan Harddisk

C.1 FLASHDISK   
       Penemuan Flash Memory (NOR dan NAND) oleh Dr. Fujio Masuoka tahun 1984 ketika sedang bekerja pada Toshiba. Sedangkan nama flash sendiri diberikan oleh koleganya yaitu Mr. Shoji Ariizumi. Type flash chip type NOR yang diperdagangkan dikenalkan oleh intel pada tahun 1988. NOR flash adalah flash dasar yang membutuhkan waktu yang cukup lama dalam menghapus dan menulis, tetapi menyediakan alamat penuh dan jalur data. Memberikan akses secara acak tehadap semua lokasi memori. Tetapi sangat bagus untuk menggantikan ROM model lama, dimana memungkinkan untuk mengupdate kode program yang tersimpan. Contoh adalah BIOS NAND flash di announced oleh Toshiba pada tahun 1989, dimana bisa melakukan proses penghapusan oleh penulisan yang lebih cepat membutuhkan tempat yang kecil untuk chip per selnya. Dengan bertambahnya kapasitas tetapi biaya bisa ditekan menyebabkan flash ini cocok digunakan untuk secondary storage. Belum dapat dipastikan siapa yang mengembangkannya pertama kali karena ada tiga peusahaan yang memperselisihkan, yaitu: M-System, Netac dan Trek 2000. Flash drive mulai dipasarkan pada tahun 2001 di Amerika oleh IMB. Ukuran data yang dapat disimpan pada waktu itu adalah 8 MB. Data terakhir November 2006 sudah mencapai 64GB. Tidak hanya ukurannya saja yang berkembang, tetapi bentuk dan fungsinya juga mengalami perubahan. Ada flash drive yang memakai rotary design sehingga kita tidak perlu khawatir kehilangan penutupnya. Tersedia juga flash drive yang dilapisi karet supaya tahan air atau dilengkapi dengan clip carabinner sehingga mudah digantungkan. Bahkan telah dibuat flash drive berbentuk model kartu kredit. Namanya Wallet-Friendly USB. Ukurannya hanya 86 x 54 x 1,9 mm. Jadi dapat disimpan dengan aman di dalam dompet. Untuk masalah kemasan yang dimiliki flash drive saat ini sebatas melindungi data yang ada, supaya tidak terakses oelh orang yang bukan pemiliknya. Cara kerja yang dipakai saat ini antara lain menggunakan full disk encryption atau physical authentication tokens. Sistem baru yang diperkenalkan tengah tahun 2005 lalu adalah biometric fingerprinting. Akan tetapi metode sekuritas ini sangat mahal, karena menggunakan tekhnologi tinggi. Pda kenyataannya, pemanfaatan flash drive telah berkembang untuk berbagai hal. Contohnya disebuah artikel diuraikan langkah langkah mensetting flash drive untuk mem-boot Wndows XP. Syarat utamanya memang motherboard dan BIOS dari komputer kita dapat mendukung manajemen booting dan flash drivw. Beberapa aplikasi juga dapat dijalankan dari flash drive tanpa harus meng-install-nya terlebih dahulu ke komputer.
C.2 HARDDISK
        Harddisk merupakan media penyimpanan yang di desain untuk dapat digunakan menyimpan data dalam kapasitas yang besar. Hal ini dilatar belakangi adanya program aplikasi yang tidak memungkinkan berada dalam 1 disket dan juga membutuhkan media penyimpanan berkas yang besar. Misalnya database suatu instansi. 
        Tidak hanya itu, harddisk diharapkan juga diimbangi dari kecepatan aksesnya. Kecepatan harddisk bila di bandingkan dengan disket biasa, sangat jauh. Hal ini di karenakan harddisk mempunyai mekanisme yang berbeda dan teknologi bahan yang tentu saja lebih baik daripada disket biasa. Bila tanpa harddisk, dapat dibayangkan betapa banyak yang harus disediakan untuk menyimpan data kepegawaian suatu instansi atau menyimpan program aplikasi. 
        Harddisk pertama yang diciptakan adalah harddisk yang ditawarkan oleh IBM pada tahun 1956. Memiliki berat 500Kg dan hanya menawarkan kapasitas sebesar 5mb. Media seperti ini membutuhkan sebuah kompressor udara bertekanan dan masih jauh untuk penggunaan di rumah. Harddisk ini biasanya disewakan kepada perusahaan perusahaan.untuk jangka waktu tertentu.Dengan harga penyewaan $5000 US dollar/bulan.
       Open Harddisk atau juga yang dikenal dengan nama IBM 1311 diperkenalkan pada tanggal 11 oktober 1962. Harddisk ini dapat menyimpan 2 juta karakter pada disk pack berukuran 14 inch dan 10 permukaan yang dapat ditulis. Dibandingkan yang sebelumnya, HDD ini jauh lebih ringan meskipun masih tergolong besar.
       Pada tahun 1973, IBM memulai program Winchester dengan piringan berputar yang terpasang permanen, Mekanisme loading menjadi masalahnya. Demikian juga kedekatan nama HD tersebut dengan nama sebuah senjata (Winchester), sehingga HDD ini sempat diperdebatkan,
       Pada tahun 1979 Winchester 8 inci diperkenalkan. Harddisk Winchester pertama untuk industri, harddisk ini masih sangat berat dan mahal, harganya sekitar 1000 euro/Mb.
       Pada tahun 1980 seagate meluncurkan Harddisk 5,25 inci pertama kepasaran yang bernama ST506 (6mb, 3600pm). Harga Harddisk ini berkisar $1000. 
       Pada tahun 1989, Western Digital membuat standar IDE (Integrated Drive Electronics) untuk semua ukuran Harddisk. Harddisk berkembang sangat pesat dimulai pada tahun 1997. Itu ditandai dengan adanya Giant Magnet Resistance (GMR) yang ditentukan oleh Peter Gumberg, dengan DTTA-351680, IBM dapat mengatasi batasan kapasitas 10GB.
       Pada tahun 2001, Maxtor mengeluarkan harddisk Maxtor VL40 32049h2, dengan kapasitas 20GB. HDD ini termasuk berukuran besar di kala itu. 
       Pada tahun 2004, Seagate meluncurkan Harddisk SATA petama dengan Native Command queing. Kapasitas HD ini sudah mecapai 120GB. Dibandingkan dengan 3 tahun sebelumnya, kapasitas HDD meningkat hingga 5 kali lipat.
      Perkembangan Harddisk terus menuju dan kini setahun setelahnya, tepatnya pada tahun 2005 Samsung memperkenalkan sebuah hybrid harddisk 2.5 inci. HD ini menggunajkan komponen mekanis magnetis dan NAND flash memory yang berfungsi sebagai buffer yang cepat.
      Pada tahun 2006 Seagate meluncurkan Penperdicular Recording, Momentus S400.3 sebuah 2.5 inci, berkapasitas 160GB yang menggunakan teknik vertical recording.
      Pada tahun 200 Hitachi meluncurkan DeskStar 7K1000 Harddisk Terabyte pertama ke pasaran dnegan kapasitas 1000GB, atau 1 TeraByte. Dibanding pada setahun sebelumnya, kapasitas HDD meningkat hampir 10 kali lipat.

BAB II
PEMBAHASAN
A. Analisis
     Dilihat dari masing masing sejarah penyimpanan Flashdisk dan Harddisk, menurut saya adalah sama sama keduanya sangat amat fleksibel. Perkembangan dari keduanya dari tahun ke tahun yang semakin baik membuat semakin memudahkan banyak orang apabila ingin menyimpan data atau file dan mentransferkannya ke pc atau ke komputer satu dengan peranti yang lain. Namun disini saya melihat ada kekurangan yang saya tangkap. Kekurangan tersebut terdapat pada flashdisk. Yaitu dari segi kapasitasnya yang lebih kecil daripada harddisk. Namun juga terdapat kekurangan pada harddisk, Yaitu harganya yang cukup mahal daripada flashdisk membuat harddisk jarang dimiliki walaupun dari segi kapasitas penyimpanan jauh lebih besar.

Daftar Pustaka

Jumat, 22 April 2016

MAKALAH ILMU BUDAYA DASAR "MANUSIA DAN TANGGUNG JAWAB"


MAKALAH ILMU BUDAYA DASAR
"MANUSIA DAN TANGGUNG JAWAB"





Nama:  Al Fajrian
NPM:   10115440
Kelas:     1 KA 29 


UNIVERSITAS GUNADARMA
SISTEM INFORMASI
2016


KATA PENGANTAR

Puja dan puji Syukur saya panjatkan kepada ALLAH SWT, karena masih melimpahan Rahmat serta Karunia-nya sehingga saya dapat menyusun makalah ini dengan baik dan benar, serta tepat pada waktunya. Dalam makalah ini saya akan membahas  “Manusia dan Tanggung Jawab
Makalah ini dibuat berasal dari beberapa sumber dan beberapa bantuan dari berbagai pihak untuk membantu menyelesaikan masalah, kendala dan hambatan selama mengerjakan makalah ini. Oleh karena itu, saya mengucapkan terima kasih yang kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan makalah ini baik secara langsung maupun tak langsung.
  Saya sadar bahwa masih banyak kekurangan yang terdapat pada makalah ini. Oleh karena itu saya mengajak pembaca untuk memberikan saran dan kritik yang dapat membangun. Kritikan dari pembaca sangat saya harapkan untuk penyempurnaan pembuatan makalah-makalah yang akan saya buat selanjutnya.
Akhir kata semoga makalah ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua.

Bekasi, 02 April 2016







DAFTAR ISI
Kata Pengantar
Daftar Isi
 Bab I PENDAHULUAN
    A.    Latar Belakang
    B. Tujuan
 Bab II PEMBAHASAN
               1.      Pengertian Tanggung Jawab
               2.   Penerapan Tanggung Jawab Pra-Remaja
               3.   Peranan Tanggung Jawab OrangTua Pada Anak

 Bab III KESIMPULAN

 Daftar Pustaka





BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
        Pada hakikatnya, manusia adalah makhluk yang diciptakan tuhan saling berpasang-pasangan, memiliki rasa cinta dan kasih sayang serta membutuhkan bantuan atau pertolongan kepada manusia yang lainnya. Pastinya setiap tindak tanduk yang dilakukan manusia pun tidak bisa terlepas dari yang namanya tanggungjawab. Baik hal-hal yang dilakukan tersebut adalah tindakan yang positive maupun negative. Semuanya harus bisa di pertanggungjawabkan. Tanggungjawab bukan hanya dipikul manusia pada saat masih hidup dan berada didunia saja, bahkan pada saat manusia sudah meninggal dan berada diakhirat nantipun akan dimintai pertanggungjawabannya pada saat masih hidup didunia. Kembali lagi kepada rasa tanggungjawab manusia, rasa tanggungjawab juga berikatan erat pada kewajiban. Manusia selain dituntut bertanggungjawab atas seluruh perbuatannya yang dilakukan, kewajiban juga patut dilaksanakan oleh manusia. Agar sistemasi dan siklus dalam kehidupan pada manusia tersebut tidak kacau dan juga tidak mengganggu diri manusia tersebut serta lingkungan sekitar dan orang lain.
B. Tujuan
        Tujuan dari penyususan makalah ini adalah sebagai bahan materi mata kuliah Ilmu Budaya Dasar. Dan semoga pembaca dapat mendapat informasi serta dapat menjunjung tinggi rasa tanggungjawab yang telah disematkan manusia khususnya selama masih hidup.









BAB II
PEMBAHASAN
1. PENGERTIAN TANGGUNG JAWAB
Pengertian Tanggung Jawab
Tanggung Jawab adalah suatu pengertian dasar untuk memahami manusia sebagai makhluk susila, dan tinggi rendahnya akhlak yang dimilikinya.Terkait rasa tanggung jawab, sebaiknya manusia melandasi anggapannya dengan mengakui kenyataan bahwa mansuia dalam hubungan yang sempit dan luas memerlukan satu sama lain untuk mewujudkan nilai-nilai kehidupan yang dirasanya baik dan menunjang eksistensi dirinya. Rasa tanggung jawab kemudian berkembang bukan hanya pada tataran personal, namun selalu dikaitkan dengan hubungan dengan orang lain, sehingga dapat dibuat dalam sistem hukum, bahkan hukum pidana. Seseorang yang terhubung dengan pihak-pihak lain tidak bisa lepas dari rasa tanggung jawab yang melekat pada dirinnya.

2. PENERAPAN TANGGUNG JAWAB  PRA-REMAJA
          Semakin besar anak Anda, semakin besar pula ekspektasi dan tanggung jawab mereka. Saat mereka mencapai umur pra-remaja, anak-anak mulai memberi jarak antara dirinya dengna orang tua, dan juga menunjukkan kurangnya rasa hormat. Dan pada waktu yang sama, orang tua memberikan lebih banyak tanggung jawab kepada anak, sebagai cara membantu mereka menjadi lebih dewasa.
  • Tunjukkan rasa hormat terhadap anak Anda, untuk mendapatkan rasa hormat mereka. Anggaplah serius semua perkataan mereka, tanpa merendahkan emosi dan menilai keputusan mereka.
  • Lakukan musyawarah untuk membuat solusi terhadap suatu masalah. Lakukan diskusi kooperatif terhadap mereka terhadap suatu masalah yang membutuhkan tanggung jawab atau rasa hormat, seperti mengapa mereka harus mengembangkan kebiasaan belajar yang baik, dan menyelesaikan PR jika mereka ingin memiliki nilai yang baik disekolah. Pastikan bahwa Anda membolehkan mereka untuk mengemukakan pendapat sendiri, karena pada umur ini, pra-remaja tidak lagi mau menerima saran orang dewasa-ke-anak-anak.
  • Jelaskan batasan. Jelaskan tentang tindakan apakah yang diterima, dan konfirmasi apakah anak pra-remaja Anda memahaminya. Anak pra-remaja yang kekurangan rasa hormat atau tanggung jawab seringkali berasal dari keluarga yang memberikan sedikit batasan kepada anak-anak mereka. Jika anak Anda gagal untuk bertanggung jawab, tekankan aturan keluarga yang Anda buat. Katakana sesuatu seperti, “Aturan keluarga kita adalah kita semua membersihkan kamar sendiri sebelum pergi bersama teman-teman. Membersihkan kamarmu adalah tanggung jawabmu sendiri; apakah kamu ingin melakukannya atau tidak, itu terserah kamu. Tetapi kamu tidak bisa pergi keluar bersama teman-temanmu sampai kamarmu bersih.”
  • Tunjukkan keterusterangan dalam menyinggung kesalahan. Jangan biarkan komentar kurang ajar ataupun tindakan tidak bertanggung jawab keluar dari diri Anda. salah satu motivator besar dari tindakan pra-remaja adalah menghindari rasa malu. Karena itu, mereka akan cenderung menyalahkan orang lain saat mereka gagal atau melakukan kesalahan. Beritahu mereka bahwa kebiasaan itu tidak bertanggung jawab serta kurang ajar, dengan menyinggung pelanggaran yang dia buat.
3. PERANAN TANGGUNG JAWAB ORANGTUA PADA ANAK
       Orang tua harus menanamkan tanggung jawab kepada anak untuk membentuk benteng pertahanan anak dalam menghadapi era digital dan arus informasi yang tak terbendung lagi.
       Saat ini anak-anak Indonesia tidak bisa dilepaskan dari gadget . Orang tua harus bias memantau anak dalam penggunaan gadget karena banyak fenomena saat ini anak tersesat dalam penggunaan gadget seperti mengakses situs porno. Ibu enggak bisa menyetop itu ketika anak sudah familier dengan gadget . Yang bisa dilakukan adalah mengawasinya.
       Beberapa sisi negatif penggunaan gadget untuk anak yaitu ilmu atau penjelasan yang diajarkan bisa beragam tanpa batas dan pertemanan yang terjadi bisa pada orang yang salah. Akibat itu, banyak anak muda yang menjadi korban penipuan, pelecehan, dan kekerasan.
       Media sosial juga bisa menjadi tempat bullying untuk anakanak sehingga akan menimbulkan ketidakpercayaan diri pada anak tersebut. Maka itu, perlu diajarkan kepada anak untuk melawan terhadap bullying . ”Melawan bukan berati dengan memukul,”
        Meski demikian, dalam gadget juga terdapat sisi positif di antaranya menjalin silaturahmi, membagi ilmu dan informasi, mengajar, dan belajar. Lula mengaku pernah mengajarkan matematika pada anaknya lewat gadget saat dirinya sedang berada di luar kota. Gadget juga berguna untuk memonitor anak. Orang tua bisa memantau keberadaan anak dengan kemajuan teknologi apalagi saat ini gadget dilengkapi dengan video call
      Orang tua bisa memastikan keberadaan anak itu, di mana tempatnya, aman atau tidak. Sisi negatif gadget dapat membentuk karakter anak menjadi negatif pula. Apa saja masuk pada otak anak akan membentuk karakter anak tersebut dan itu sangat berbahaya terhadap perkembangan si anak.
      Anak-anak yang terlalu banyak memainkan game , apalagi menonton film porno, otaknya tidak akan memiliki kemampuan untuk belajar karena syarafnya yang seharusnya masih potensial terputus. Jika kita biarkan, akan berbahaya. Ke depan anak pun berpikiran seperti itu. Anak pun berpotensi berbuat seperti itu.


BAB III
KESIMPULAN 
Manusia yang notabennya telah dililit oleh rasa tanggungjawab dan kewajiban sejak dari lahir harus melakukan salah dua hal tersebut dan menjunjungnya. Terlepas dari salah atau benar hal yang diperbuat, salah dua hal tersebut selalu mengikuti. Selain sudah menjadi suatu keharusan untuk melakukan rasa tanggungjawab dan kewajibannya, manusia yang sudah menjalani hal-hal tersebut bisa dikatakan pemberani. Berani mengambil resiko atas apa-apa yang sudah dilakukannya. Manusia yang telah melakukan rasa tanggungjawabnya dapat merasakan sesuatu hal kebahagian didalam hidupnya. Karena apapun yang dihadapinya manusia tersebut, ia telah sukses melaksanakan salah dua hal yang harus dipenuhi dirinya setelah melaksanakan aktivitas apapun.  Bahkan sebaliknya Manusia yang tidak bertanggungjawab akan terus-terusan merasakan sesuatu hal yang menggundahkan terus perasaanya. Karena menghindari dua hal yang harus dipenuhi dirinya setelah melaksanakan aktivitas apapun


DAFTAR PUSTAKA