Jumat, 22 April 2016

MAKALAH ILMU BUDAYA DASAR "MANUSIA DAN CINTA KASIH"


MAKALAH ILMU BUDAYA DASAR
 "MANUSIA DAN CINTA KASIH"





Nama:  Al Fajrian
NPM:   10115440
Kelas:     1 KA 29


UNIVERSITAS GUNADARMA
SISTEM INFORMASI
2016

DAFTAR ISI
Kata Pengantar
Daftar Isi
 Bab I PENDAHULUAN
   A.    Latar Belakang
   B. Tujuan
 Bab II PEMBAHASAN
               1.      Pengertian Cinta Kasih
           2.   Macam-Macam Cinta
          3.   Cinta Kasih Dalam Pandangan Agama

 Bab III KESIMPULAN

 Daftar Pustaka





BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang

        Tiap-Tiap orang pastinya akan dan dapat merasakan apa itu cinta. Baik cinta kepada lawan jenis, Orangtua, Adik-Kakak, Teman dan lain lain. Mungkin hanya dari taraf kecintaannya kepada seseorang saja yang agaknya membedakan. Bermula tidak saling mengenal, kemudian turun dari tatapan mata, sikap yang saling perduli, kemudian sampailah ketitik penyampaian makna dari hati ke hati. 
       Tanpa cinta hidup bagaikan datar. Sepi senyap tanpa adanya "kegaduhan" dari saling berbagi kisah. Dan dari Cinta itulah, bisa muncul rasa saling kasih mengasihi. Memang cinta dan kasih nampaknya sudah tidak dapat dipisahkan lagi. Bagaikan detak jantung yang terus kemana-mana dibawa tanpa bisa dipisahkan karena apabila dipisahkan akan membunuh sang makhluknya.
        Jadi bayangkan apabila manusia di bumi ini hidup tanpa cinta dan kasih, apa yang akan terjadi pada semua umat manusia? tentunya seluruh manusia akan saling membenci, bahkan akan saling membunuh manusia satu dengan manusia yang lainnya.Bumi ini akan kacau. 

B. Tujuan

   Tujuan dari penyususan makalah ini adalah sebagai bahan materi mata kuliah Ilmu Budaya Dasar. Dan semoga pembaca dapat mendapat informasi serta dapat mewujudkan rasa cinta kasih antar sesama manusia di bumi ini agar tercipta aman, damai dan tentram.

     

BAB II
PEMBAHASAN

1. PEGERTIAN CINTA KASIH

A. Pengertian Cinta

       Cinta adalah sebuah aksi atau kegiatan aktif yang dilakukan manusia terhadap objek lain, berupa pengorbanan diri, empati, perhatian, kasih sayang, membantu, menuruti perkataan, mengikuti, patuh, dan mau melakukan apa pun yang diinginkan objek tersebut.

B. Pengertian Kasih

     Kasih adalah sebuah emosi yang berupa rasa sayang atau iba atau perduli yang dilakukan manusia terhadap objek lain, berupa nurani, materil maupun moril.

C. Pengertian Cinta Kasih
   
     Cinta Kasih adalah rasa emosional yang dilakukan manusia terhadap objek lain yang menunjukkan rasa empati, perhatian, sokongan nurani, materil maupun moril.  


2. MACAM-MACAM CINTA

A. Cinta Obsesif.

Macam cinta pertama yang pasti dirasakan oleh banyak orang adalah jenis cinta yang obsesif. Seperti yang kita ketahui bahwa obsesif adalah salah satu perasaan dimana seseorang kecanduan dengan hal lain entah itu benda atau orang lain. Kali ini, cinta obsesif ini adalah sebuah cinta dimana Anda akan merasakan benar-benar sangat ketergantungan dengan pasangan Anda dan akan merasakan kehilangan jika tidak ada pasangan Anda tersbeut. Hal ini biasanya akan dirasakan oleh orang yang pertama kali jatuh cinta dengan orang yang sangat spesial sehingga tidak bisa mengontrol diri sendiri.


B. Cinta Pandangan Pertama

Mungkin ada beberapa orang yang percaya dengan adanya jenis cinta yang satu ini dan ada banyak pula yang kurang percaya adanya cinta ini bukan? Cinta ini adalah cinta pada pandangan pertama. Anda akan merasakan hati Anda berdebar-debar dan juga terus memikirkan wajah orang yang untuk pertama kali Anda lihat. Hal ini tentunya ada yang menganggapnya bukanlah cinta, namun lebih pada rasa kagum saja dan cinta biasanya akan tumbuh karena ada kebiasaan. Cinta ini adalah cinta yang biasanya hanya bertahan selama beberapa hari atau bahkan beberapa jam dan biasanya cinta pandangan pertama ini akan berhasil ketika Anda terus bertemu dan mengadakan interaksi dengan orang yang Anda sayang tersebut.

 C. Cinta Platonis

Jenis cinta yang berikut ini adalah jenis cinta yang mungkin jarang Anda rasakan dan juga Anda lakukan atau bahkan cinta yang jarang Anda ketahui. Cinta yang bernama cinta platonis ini adalah jenis cinta dimana Anda akan merasa senang dan juga sayang kepada pasangan Anda tanpa adanya kencan atau menghabiskan waktu bersama. Cinta platonis ini juga merupakan cinta yang paling sederhana, dimana seseorang tidak akan menuntut adanya perhatian yang lebih atau hal-hal lainnya dan yang hanya dirasakan adalah rasa sayangnya tersebut kepada pasangannya. Hal ini kerap sekali disamakan dengan adanya rasa kagum, namun dalam level yang lebih tinggi hingga terbentuknya cinta.

D. Cinta Sejati

Hal yang paling menyenangkan mengenai macam cinta yang kita bahas kali ini adalah cinta yang satu ini yaitu cinta sejati. Ada banyak orang yang ingin mendapatkan cinta sejati ini dari pasangannya dan niscaya orang yang mendapatkan cinta sejati akan benar-benar bahagia dengan pasangannya. Cinta sejati ini juga disebut sebagai cinta bersyarat dimana seseorang hanya akan mencintai satu orang saja tanpa mengetahui alasannya mengapa. Meskipun memiliki banyak perbedaan dan juga kekurangan, namun seseorang tersebut akan tulus untuk menerima kekurangan dan menjadikannya kelebihan dan bisa membuat mereka bahagia lahir dan batin.

3. CINTA KASIH DALAM PANDANGAN AGAMA

A. Cinta Kasih Dalam Pandangan Agama Islam

Pemahaman orang modern bahwa cinta adalah kebebasan tanpa ikatan serta pelepasan nafsu hewaniyah telah menjerumuskan mereka dalam kehidupan yang penuh kegoncangan,individualistik,ketidaktenangan,dan belenggu nafsu.

Dalam Islam, cinta seseorang haruslah berlandaskan kepengikutan (ittibaâ) dan ketaatan. Sebagaimana firman-Nya,

قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ  [آل عمران/31]

 “Katakanlah : ”Jika kamu benar-benar mencintai Allah, ikutilah aku (Rasulullah), niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu”.(Qs. Ali Imran 31).

Salah satu cinta yang diajarkan Rasulullah SAW. diantaranya adalah, mencintai dan mengasihi sesama. Kecintaan ini, sebagaimana pernah dicontohkan beliau, tak pernah dibedakan antara Muslim dan non-Muslim. Bahkan, tidak dibenarkan jika kita tidak berbuat adil kepada suatu kaum misalnya, hanya karena benci kepada mereka Seperti dalam firman-Nya(QS Al Maidah 8 ).

Ajaran cinta Islami yang mesti disemaikan bukanlah sebatas sesama Muslim. Tetapi justru sesama manusia dan sesama makhluk. Rasulullah SAW. bersabda, “Hakikat seorang Muslim adalah, mencintai Allah dan Rasul-nya, sesamanya, serta tetangganya, melebihi atau sebagaimana ia cinta kepada dirinya sendiri” (HR. Imam Bukhari).

B. Cinta Kasih Dalam Pandangan Agama Kristen

Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu.
Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.
Matius  5:43-44
 Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain. Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran.Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu.
1 Korintus 13:4-7

Di dalam kasih tidak ada ketakutan: kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan; sebab ketakutan mengandung hukuman dan barangsiapa takut, ia tidak sempurna di dalam kasih.
I Yohanes 4:18


 
BAB III
KESIMPULAN 

Pada hakikatnya manusia adalah manusia sosial atau manusia yang tidak dapat hidup sendiri dan membutuhkan orang lain. Tentu saja hal ini sangatlah amat berkaitan dengan cinta kasih. Karenanya manusia hidup di dunia ini tidak terlepas dari komunikasi antar manusia satu dengan manusia yang lainnya yang kemungkinan besar dan juga tidak menutup kemungkinan akan timbul rasa cinta dan kasih terhadap manusia satu dengan yang lainnya. Baik merasakan cinta dan mengaasihi antar lawan jenis, keluarga, teman dan lain sebagainya. Dan cinta kasih pun semua tidak terlepas dari ikatan-ikatan peraturan yang telah tersusun rapih pada aturan-aturan keagamaan. Yang juga sudah disampaikan melalui kitab keagamaan masing masing bahwa sahnya manusia harus saling mencintai dan juga mengasihi.


 DAFTAR PUSTAKA


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar